Piano Dasar 1: Apa itu Piano?

Bagi Anda yang baru masuk ke blog ini, Anda harus membaca daftar apa yang harus anda lakukan sebelum memulai belajar piano di http://www.ilmupiano.com/2015/06/piano-dasar-2-19-langkah-mempelajari.html

Jika ingin memainkan piano online, silahkan kunjungi http://virtualpiano.net.  


Piano adalah alat musik yang dimainkan dengan jari-jemari tangan. Pemain piano disebut pianis. Piano juga merupakan  sebuah instrumen musik yang dianggap elegan, mewah, dan cukup praktis untuk mengiringi maupun memainkan sebuah karya musik. Hal ini disebabkan oleh suara nada dari sangat rendah ke sangat tinggi yang dimiliki piano.

Sebelum mempelajari piano, ada baiknya anda mengetahui elemen yang terdapat dalam musik.

Elemen yang Terdapat Dalam Musik

Musik dibangun dari beberapa elemen, , elemen yang utama adalah: melodi, harmoni, irama, dinamika, timbre dan tekstur. Dalam setiap elemen, ada banyak konsep:
  • Melodi: adalah bagaimana nada disusun dalam pola nada tinggi dan rendah. Dalam melodi ini kita akan menemukan tangganada dan interval.
  • Harmoni: Nada-nada yang terdengar harmonis yang dimainkan secara bersama-sama atau dalam suatu rangkaian melodi. Harmoni nantinya akan meliputi akord musik dan interval harmonik yang dapat digunakan untuk mengiringi melodi atau berdiri sendiri. 
  • Rhythm: atau ritme adalah susunan nilai-nilai note yang panjang maupun pendek dan tanda istirahat. Dalam ritme ini kita mempelaja
    ri beat, tanda birama (4/4 3/4 dsb), meter dan lain lain.
  • Dinamika: yaitu seberapa keras atau lembut suara suatu musik. Banyak definisi dari dinamika menurut berbagai sumber. .
  • Timbre atau Warna Suara: Adalah ciri khas dari suara tertentu. Dengan kata lain berarti ciri khas dari suara sebuah instrumen/suara penyanyi nya sendiri. Timbre pun bisa didefinisikan sebagai ciri khas suara dari suara apapun, bahkan suara kambing mengembik 
  • Tekstur: adalah bagaimana melodi musik dan harmoni-harmoni  dijadikan sebuah "tenunan". Sebagai contoh: monophony (suara tunggal atau melodi), homophony (melodi utama bersama dengan harmoni atau akord), Polyphony (banyak suara tunggal atau melodi dimainkan (atau dinyanyikan) bersama-sama).
Itulah sekilas mengenai apa saja istilah utama yang ada dalam dunia musik. Penjelasan diatas juga telah memberi anda gambaran tentang mengenai unsur unsur dalam musik. Sekarang mari kita lanjutkan bahasan kita mengenai piano


Mungkin nantinya Anda tertarik untuk memainkan piano blues, country, smokey jazz, atau mungkin klasik. Tapi apapun aliran yang akan anda pilih nanti, anda harus tetap mempelajari dasarnya. Selamat belajar 

Sebuah Grand Piano

Sebuah Piano Upright




Tuts Piano, dan dasar mekanismenya 

Nama alat musik piano adalah kependekkan dari Pianoforte yang berarti keras (forte) dan lembut (piano). Nama ini diambil dari kemampuan mekanisme hammer piano yang mampu menekan string dengan tekanan lembut atau keras, bergantung dari jari kita. Keras lembut ini dinamakan DINAMIKA.

  • Jika kita menekan tutsnya dengan keras, maka hammer memukul senar dengan keras dan akan menghasilkan suara note yang keras
  •  Jika kita menekan tutsnya dengan lembut maka akan bekerja sebaliknya.


Jika Anda mendengar rekaman pianinst professional baik klasik jazz maupun rock, anda akan mendengar tiap not dipukul dengan tekanan berbeda secara ekspresif. Inilah mengapa piano adalah alat yang begitu ekspresif.


Tinggi Rendah Nada



Piano memiliki rentang nada yang sangat luas. Dengan 88 tuts, ada nada yang sangat rendah sampai dengan sangat tinggi. Semakin ke kiri tuts, semakin tinggi pula nadanya.




Pedal piano grand. Pada upright, jumlahnya sama saja.
Pedal
Anda juga mungkin pernah melihat pianist yang sudah mengangkat kedua tangannya tapi note tetap berbunyi. Ini dikarenakan pianist itu menekan pedal kaki bagian kanan, tentu saja menggunakan kaki kanan. Ini terjadi karena ada damping sistem dalam piano, jadi penahan senar semua piano diangkat selama pedal tersebut diinjak. Membuat note itu tetap berbunyi.

Pedal tengah, dan kiri mempunyai fungsi lain. Pedal kiri memiliki fungsi untuk mendekatkan hammer ke senar agar suara yang dihasilkan memiliki dinamika yang lebih lembut.

Pedal tengah pada piano grand dan upright memiliki fungsi yang berbeda, di grand pedal tersebut berfungsi untuk memainkan beberapa note agar ter damper sementara note lain tetap biasa. Caranya adalah tekan dulu beberapa tuts dan tahan, lalu tekan pedal tengah, lepaskan tuts tersebut dan mainkan tuts lain maka tuts lain tidak akan terdamper.

Tapi di pedal tengah di piano upright fungsinya adalah untuk meredam suara karena biasanya piano upright adalah piano yang diletakan dirumah jadi seringkali pianist butuh latihan dengan peredam suara. Meski begitu, sangat jarang pianist yang melakukan latihan dengan meredam suara dengan pedal tengah ini.

SEJARAH PIANO MENURUT WIKIPEDIA:PIANO


Piano adalah alat musik yang dimainkan dengan jari-jemari tangan. Pemain piano disebut pianis.


Pada saat awal-awal diciptakan, suara piano tidak sekeras piano abad XX-an, seperti piano yang dibuat oleh Bartolomeo Cristofori(16551731) buatan 1720. Pasalnya, tegangan senar piano kala itu tidak sekuat sekarang. Kini piano itu dipajang di Metropolitan Museum of Art di New York.

Meskipun siapa penemu pertama piano, yang awalnya dijuluki gravecembalo col piano e forte (harpsichord dengan papan tuts lembut dan bersuara keras), masih menjadi perdebatan, banyak orang mengakui, Bartolomeo Cristofori sebagai penciptanya. Piano juga bukan alat musik pertama yang menggunakan papan tuts dan bekerja dengan dipukul. Alat musik berprinsip kerja mirip piano telah ada sejak 1440.

Piano sendiri lahir dari keinginan untuk menggabungkan keindahan nada clavichord dengan kekuatan harpsichord. Hasrat itu mendorong Marius dari Paris (1716), Schroter dari Saxony (1717), dan Christofori (1720) dari Padua, Italia, untuk membuat piano. Namun, hasil utuh dan lengkap cuma ditunjukkan Bartolomeo Christofori. Dari piano ciptaan pemelihara harpsichord dan spinet (harpsichord kecil) di Istana Florentine - kediaman Pangeran Ferdinand de’Medici - inilah piano modern berakar.

Pada pertengahan abad XVII piano dibuat dengan beberapa bentuk. Awalnya, ada yang dibuat mirip desain harpsichord, dengan dawai menjulang. Piano menjadi lebih rendah setelah John Isaac Hawkins memodifikasi letaknya menjadi sejajar lantai. Lalu, dengan munculnya tuntutan instrumen musik lebih ringan, tidak mahal, dan dengan sentuhan lebih ringan, para pembuat pianoJerman menjawabnya dengan piano persegi. Sampai 1860 piano persegi ini mendominasi penggunaan piano di rumah.

Rangka untuk senar piano pertama menggunakan rangka kayu dan hanya dapat menahan tegangan ringan dari senar. Akibatnya, ketika pada abad XIX dibangun gedung-gedung konser berukuran besar, suara piano tadi kurang memadai. Maka, mulailah dibuat piano dengan rangka besi. Sekitar tahun 1800 Joseph Smith dari Inggris membuat suatu piano dengan rangka logam seluruhnya. Piano hasil inovasinya mampu menahan tegangan senar sangat kuat, sehingga suara yang dihasilkan pun lebih keras. Sekitar 1820, banyak pembuat menggunakan potongan logam untuk bagian piano lainnya. Pada 1822, Erard bersaudara mematenkan double escapement action, yang merupakan temuan tersohor dari yang pernah ada berkaitan dengan cara kerja piano.

Dalam perkembangannya, sebelum memiliki 88 tuts seperti sekarang, piano memiliki lima oktaf dan 62 tuts. Ia juga dilengkapi dengan pedal yang digerakkan dengan lutut. Namun, kemudian pedal kaki yang diperkenalkan di Inggris menjadi populer hingga sekarang.

Sejumlah pengembangan berlanjut pada abad XIX dan XX. Tegangan senar, yang semula ditetapkan 16 ton pada tahun 1862, bertambah menjadi 30 ton pada piano modern. Hasilnya adalah sebuah piano dengan kemampuan menghasilkan nada yang tidak pernah dibayangkan Frederic Chopin, Ludwig van Beethoven, dan bahkan Franz Liszt.

Sebuah perkembangan nyata di abad XX (berawal pada tahun 1930-an) adalah kehadiran piano elektronik (atau piano listrik), yang didasarkan pada teknologi elektroakustik atau metodedigital. Nada suaranya terdengar melalui sebuah amplifier dan loudspeaker.

Dari sisi mutu suara, piano elektronik nyaris tak ada bedanya dengan piano biasa. Perbedaan terletak pada berbagai fitur yang melengkapinya. Fitur itu tentu tidak ada dalam piano biasa. Misalnya, bisa dihubungkan dengan perangkat MIDI, komputer, alat rekam; memiliki pengatur volume, tusuk kontak untuk pendengar kepala; dan sebagainya.

Kesimpulan
Piano adalah sebuah insturmen yang kompleks secara struktur namun praktis untuk dimainkan. Mempelajari piano adalah hal yang menyenangkan dan sangat berguna bagi siapapun tanpa peduli berapapun usia Anda memulai belajar.

Dan kabar baiknya adalah blog ini saya buat untuk siapapun yang ingin belajar piano, berapapun usia anda, dimanapun Anda, selamat belajar :) 

Selamat belajar! 


2 komentar:

  1. Terimakasih infonya admin. Sangat membantu :)

    BalasHapus
  2. Terima kasih karena sudah berbagi ilmu, sangat membantu. terus berkarya dan berbagi....

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca blog piano saya, silahkan tinggalkan komentar